Blogging 101 · Nasihat Tentang Islam

Melatih Anak Mengerjakan

Mendidik-Anak-Shalat

๐Ÿ“š *MELATIH ANAK MENGERJAKAN SHOLAT* ๐Ÿ•Œ

Bismillah, washshalatu wassalamu โ€˜ala Rasulillah.

Allah berfirman,

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู‚ููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ููŠูƒูู…ู’ ู†ูŽุงุฑู‹ุง

โ€œWahai orang-orang yang beriman, lindungilah diri kalian dan keluarga kalian dari neraka.โ€ (Q.s. At-Tahrim: 6)

Ayat ini menjadi dalil bahwa orang tua memiliki tanggung jawab di hadapan Allah untuk mendidik anaknya sesuai dengan ajaran Islam. Di antara bagian pendidikan Islam bagi anak adalah membiasakan mereka untuk melakukan amal saleh, terutama amal wajib, seperti shalat atau puasa. Oleh karena itu, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memerintahkan para orang tua agar menyuruh anaknya untuk shalat ketika berusia 7 tahun dan memukul mereka (jika menolak shalat, ed.) ketika berusia 10 tahun, sebagaimana disebutkan hadis yang diriwayatkan Ahmad serta Abu Daud yang dinilai sahih oleh Al-Albani.

*Apakah amal anak kecil diberi pahala?*

Anak kecil, ketika sudah berusia 7 tahun, shalatnya sah, berdasarkan sabda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,

ู…ุฑูˆุง ุฃูˆู„ุงุฏูƒู… ุจุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆู‡ู… ุฃุจู†ุงุก ุณุจุนุŒ ูˆุงุถุฑุจูˆู‡ู… ุนู„ูŠู‡ุง ูˆู‡ู… ุฃุจู†ุงุก ุนุดุฑ

โ€œPerintahkanlah anak kalian untuk shalat ketika berusia 7 tahun dan pukul mereka (jika menolak shalat, ed.) ketika berusia 10 tahun.โ€ (H.r. Abu Daud; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Jumhur ulama berpendapat bahwa anak yang sudah tamyiz mendapatkan pahala khusus. Dalam Fatawa Al-Kubra, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, โ€œJumhur ulama berpendapat bahwa pahala ibadah seorang anak adalah miliknya.โ€

Syekh Muhammad Ulayis Al-Maliki memberikan rincian dalam kitab Fathul Aliyil Malik, โ€œPendapat yang menjadi pegangan adalah bahwa pahala amal ibadah seorang anak adalah untuk dirinya sendiri, sedangkan orang tuanya mendapatkan pahala karena menjadi penyebab si anak melakukan amal tersebut.โ€

Kemudian beliau membawakan perkataan Imam Al-Qarrafi, bahwa anak kecil dianjurkan melakukan amalan sunah dan dia mendapatkan pahala dari amalan sunah yang dia kerjakan โ€ฆ. Ada yang mengatakan, โ€œDia tidak mendapatkan pahala dan tidak dianjurkan untuk melakukan amalan sunah maupun yang lainnya. Namun yang diperintahkan adalah walinya (orang tua atau orang yang merawatnya), yang telah memerintahkan si anak untuk beribadah dalam rangka mendidik. Sebagaimana hukum melatih binatang tunggangan (untuk perang). Hal ini berdasarkan hadis, โ€˜Pena catatan amal diangkat dari tiga orang: (salah satunya adalah) anak kecil sampai balig.โ€™โ€

Ibnu Rusyd mengatakan, โ€œSesungguhnya bagi anak kecil, perbuatan dosanya tidak dicatat dan perbuatan baiknya dicatat, menurut pendapat yang lebih kuat.โ€

Dalam At-Tamhid, Ibnu Abdil Bar membawakan riwayat dari Abul Aliyah, dari Umar bin Khatab radhiallahu โ€˜anhu, bahwa beliau mengatakan,

ุชูƒุชุจ ู„ู„ุตุบูŠุฑ ุญุณู†ุงุชู‡ ูˆู„ุง ุชูƒุชุจ ุนู„ูŠู‡ ุณูŠุฆุงุชู‡

โ€œPerbuatan baik anak kecil dicatat dan perbuatan dosanya tidak dicatat.โ€ (At-Tamhid, 1:106)

Sumber: http://www.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&lang=A&Option=FatwaId&Id=94309

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah.com).

Aritkel http://www.KonsultasiSyariah.com

 

๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿƒ๐Ÿ•Œ๐Ÿƒ๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s